Minggu, 20 Oktober 2019

Sejarah Perkembangan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi



Sejarah Perkembangan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi


Sistem Informasi

Hasil gambar untuk sistem informasi

Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Teknologi Informasi

Hasil gambar untuk teknologi informasi

Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Dunia

Teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi memang menjadi teknologi yang paling sering mengalami kemajuan hingga sekarang. Teknologi ini telah berkembang sejak lama bahkan sudah dimulai saat masa prasejarah. Dan berikut ini adalah sejarah mengenai perkembangan tersebut secara lengkap.

1. Masa Prasejarah (Hingga 3000 SM)

Gambar terkait

Meskipun belum mengenal istilah teknologi pada masa ini, namun manusia prasejarah tentu mencoba memulai berkomunikasi dengan cara menuangkan seluruh aktivitas ke dalam bentuk gambar yang biasanya diletakkan pada dinding-dinding gua tempat mereka tinggal.

Setelah itu, cara mereka berkomunikasi terus berkembang dari menggunakan bahasa isyarat hingga menciptakan alat seperti kentongan yang terbuat dari tanduk hewan untuk menyampaikan informasi, serta juga menggunakan simbol-simbol semacam pictograf untuk melambangkan huruf.

2. Masa Pasca Prasejarah/ Masa Sejarah (3000 SM – 1400 M)


Pada masa sejarah teknologi telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Banyak cikal bakal teknologi modern yang lahir di masa ini, antara lain:
  • Bangsa Mesir Kuno menciptakan huruf heiroglyph yang berupa simbol-simbol untuk mewakili setiap pembicaraan atau ungkapan di tahun 2900 SM.
  • Ditemukannya media kertas pertama kali dengan menggunakan tumbuhan papyrus pada tahun 500 SM.
  • Bangsa China mengembangkan kertas seperti yang kita gunakan saat ini di tahun 500 SM.
3. Masa Modern (1400M – Sekarang)

Gambar terkait

  • 1455: Jonathan Gutenberg menggunakan mesin cetak untuk mencetak plat huruf.
  • 1830: Augusta Lady Byron dan Charles Babbage berhasil menulis program komputer yang pertama kali menggunakan mesin analytical untuk mengolah data dan menghasilkan keluaran dalam bentu kartu.
  • 1837: Samuel Morse bersama dua rekannya sukses mengembangkan mesin telegraf yang berupa kode Morse. Kode ini memungkinkan penggunanya untuk mengirim pesan melalui kabel yang dihubungkan pada dua lokasi dan diproses dalam waktu yang bersamaan.
  • 1861: Ditemukannya teknologi cikal bakal film yang mirip seperti sekarang ini, dimana gambar dibuat bergerak dan diproyeksikan menggunakan sebuah layar besar
  • 1876: Dikembangkannya penulisan bilangan desimal oleh Melvyl Dewey
  • 1877: Perangkat telepon ditemukan oleh Alexander Graham Bell, pada tahun yang sama Edweard Muybridge juga berhasil menemukan teknologi fotografi dengan kecepatan tinggi.
  • 1899: Media penyimpanan ditemukan pada tahun ini, namun masih menggunakan pita magnetis yang bersifat analog.
  • 1923: Zvorkyn berhasil menemukan TV tabung pertama.
  • 1939: Terciptanya komputer elektronik digital pertama oleh Dr. John V. Atanasoff dan Clifforf Berry.
  • 1940: Lebih dimaksimalkannya pengembangan teknologi komunikasi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan dokumen militer pada saat Perang Dunia Kedua terjadi.
  • 1945: Pasca Perang Dunia Dua, Vannevar Bush menemukan sistem pengkodean menggunakan hypertext, yang merupakan teknologi cikal bakal pembuatan website.
  • 1946: Teknologi komputer ENIAC I dikembangkan untuk pertama kali dan digunakan dalam instansi tertentu.
  • 1948: Para peneliti berhasil menemukan dan mengembangkan transistor.
  • 1957: Jean Hoerni mengembangkan perangkat transistor planar.
  • 1972: Cikal bakal teknologi email ditemukan oleh Ray Tomlinson dan dipergunakan untuk berkomunikasi jarak jauh.
  • 1973-1990: Setelah melewati berbagai macam revolusi teknologi, pada tahun inilah akhirnya internet mulai dikembangkan. Bahkan protokol jaringan berupa TCP/IP juga telah ditemukan oleh DARPA. Dengan itu, internet siap diperkenalkan. Kemudian berselang beberapa tahun, tepatnya pada 1986 pihak IETF mengembangkan sebuah server yang digunakan sebagai alat koordinasi diantara DDN, ARPANET, dan Internet Gateway.
  • 1991-sekarang: Akhirnya teknologi pada tahun ini mulai diterapkan dalam berbagai sektor, termasuk dalam dunia bisnis. Istilah WWW (World Wide Web) diperkenalkan oleh CERN pada 1992. Hingga sekarang, perkembangan teknologi mutakhir telah merambah ke seluruh dunia.
Perkembangan Teknologi di Indonesia

Hasil gambar untuk Perkembangan Teknologi di Indonesia

Perkembangan teknologi di Indonesia bisa dibilang lumayan pesat namun berjalan lambat, hal itu dipengaruhi oleh banyaknya penduduk dan sumber daya manusia yang ada sekaligus faktor insfrasturktrur terbatas pun ikut mempengaruhi perkembangan teknologi tersebut. Berikut ini adalah ulasan singkat mengenai perkembangan teknologi vital di Indonesia.

1. Perkembangan Televisi

Perkembangan televisi cukup memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat tanah air. Pada tahun 1962, saluran televisi TVRI (Televisi Republik Indonesia) milik pemerintah resmi diperkenalkan pertama kali. Dan saluran tersebut juga memfaktori munculnya saluran televisi lain berlaber swasta.

2. Perkembangan Satelit

Dalam hal komunikasi, Indonesia juga tidak mau ketinggalan dengan negara lain di penjuru dunia. Oleh sebab itu, Indonesia juga turut meluncurkan satelit untuk membangun sistem komunikasi yang lebih modern. Satelit yang diluncurkan pertama kali adalah PALAPA A1 pada tahun 1975, lalu disusul dengan satelit-satelit lain seperti PALAPA A2, PALAPA B1, PALAPA B2, dan sebagainya.

3. Perkembangan Komputer dan Internet

Internet di Indonesia mulai diperkenalkan pada tahun 1970an, dimulai pertama kali di beberapa organisasi akademis perguruan tinggi. Lalu pada tahun 1993, barulah Indonesia resmi terhubung dengan jaringan internet secara universal menggunakan protokol TCP/IP, serta menggunakan domain “id” untuk simbol negara.



Referensi :
Share:

Kamis, 27 Juni 2019

Artikel tentang pentingnya menghemat air


Pentingnya Menghemat Air


Penggunaan air dalam kegiatan rumah tangga sehari-hari merupakan salah satu faktor yang menyebabkan akan terjadinya krisis air bersih di Indonesia yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2025. Penyebab terbesar adalah untuk mencuci pakaian dan mandi.

Cara hemat air di rumah merupakan salah satu solusi dalam menghadapi krisis air bersih yang semakin hari semakin kita rasakan terutama di kota-kota besar.Dengan menghemat pemakaian air di rumah selain hemat uang juga menjadi langkah bijak bagi lingkungan hidup terutama demi ketersediaan air bersih yang semakin sulit dan berkurang karena semakin tingginya tingkat pencemaran air dan berkurangnya air yang terserap kembali ke dalam tanah.Untuk daerah yang masih mengandalkan air tanah sebagai sumber utama air bersih, hemat air berarti juga mengurangi konsumsi air tanah yang jika dieksploitasi berlebihan dapat mengakibatkan penurunan permukaan tanah sebagai mana terjadi di Jakarta

Pendiri dan Ketua Indonesia Water Institute, Firdaus Ali mengatakan, kondisi air bersih di Indonesia, sebenarnya, sejak tahun 2000 telah terjadi kelangkaan air bersih di beberapa kawasan di Indonesia. Data memperlihatkan bahwa Pulau Jawa telah mengalami defisit air sebesar 2,809 miliar, Sulawesi 9,232 miliar, Bali 7,531 miliar dan NTT 1,343 miliar.

“Di Jakarta sendiri, sampai tahun 2013 cakupan layanan air bersih baru mampu menjangkau sekitar 38% dari total jumlah populasi (10,1 juta jiwa). Jika sepersepuluh dari warga Jakarta dapat mengubah perilakunya untuk menghemat air, maka dapat bantu memperlambat laju krisis air,” tuturnya.

Menurutnya ibu berperan besar dalam mengajarkan perilaku penggunaan air secara optimal demi kelestarian air untuk masa depan generasi mendatang yang lebih cerah. Lebih dari itu, menghemat air juga secara langsung dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga. Ibu dapat mulai mengubah perilaku keluarga dalam penggunaan air bersih dari sekarang secara optimal melalui 3P: pengurangan, penggunaan kembali dan pelestarian air.

Gleick (1998) menyebutkan dalam upaya konservasi air ada tujuh kriteria keberlanjutan yang harus dipenuhi, yaitu:

1. Memenuhi kebutuhan dasar semua manusia terhadap air untuk menjaga kesehatan.

2. Memenuhi kebutuhan dasar lingkungan terhadap air untuk memperbaiki dan menjaga kesehatan ekosistem.

3. Kualitas air dijaga untuk memenuhi standar minimum. Standar kualitas ini bervariasi, tergantung pada lokasi dan tujuan penggunaan air.

4. Kegiatan manusia tidak boleh merusak kemampuan terbarukan persediaan dan aliran air bersih.

5. Data tentang sumber daya air tersedia, digunakan, valid dan dapat diakses oleh semua pihak.

6. Mekanisme kelembagaan dibentuk untuk mencegah dan memecahkan konflik tentang air.

7. Perencanaan air dan pembuatan kebijakan dilakukan secara demokratis, menjamin keterwakilan semua pemangku kepentingan dan mendorong partisipasi semua pihak.

Maka dari itu diperlukan komitmen semua pemangku kepentingan, yaitu pemerintah, swasta (industri), dan masyarakat sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.



refersnsi :

Share:

Minggu, 23 Juni 2019

Kegiatan Seminar, Workshop, Pelatihan dan Uji Kompetensi yang pernah diikuti

Kegiatan Seminar, Workshop, Pelatihan dan Uji Kompetensi yang pernah diikuti


Share:

Sabtu, 22 Juni 2019

Apakah dampak TIK pada perubahan budaya dalam masyarakat indonesia saat ini



Apakah dampak TIK pada perubahan budaya dalam masyarakat indonesia saat ini?


Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan,serta sebagai cara baru dalam melakukan aktivitas manusia. Manusia juga sudah menikmati banyakmanfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi teknologi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini.Terobosan teknologi di bidang mikro elektronika, bio teknologi, telekomunikasi, komputer, internet, danrobotik telah mengubah secara mendasar cara-cara manusia mengembangkan dan mentransformasikanteknologi ke dalam sektor produksi yang menghasilkan barang dan jasa dengan teknologi tinggi.


Perkembangan dunia teknologi yang demikian cepat dewasa ini memang telah membawaperubahan yang luar biasa bagi budaya umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntutkemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudahmampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu serta jarak yang jauh menjadi dekat dalam segala aktivitas manusia. Kemajuan teknologi saat ini benar-benar telah diakuidan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.


Perkembangan teknologi yang cepat juga akan seiring dengan kemajuan budaya dan peradaban manusia. Begitupun sebaliknya semakin maju kebudayaan maka semakin berkembang teknologi, karena teknologi merupakan perkembangan dari kebudayaan yang maju. Teknologi yang berkembang dengan pesat, meliputi berbagai bidang kehidupan manusia. Masa sekarang nampaknya sulit memisahkan kehidupan manusia dengan teknologi, bahkan sudah menjadi kebutuhan manusia. Teknologi merupakan hasil olah pikir manusia yang pada akhirnya digunakan manusia untuk mewujudkan berbagai tujuan hidupnya dan teknologi menjadi sebuah instrumen untuk mencapai tujuan.


Zaman dulu manusia hanya mengenal teknologi sebagai alat bantunya dalam mencari makan, alatbantu dalam berburu, serta mengolah makanan. Alat bantu yang mereka gunakan sangatlah sederhana,terbuat dari bambu, kayu, batu, dan bahan sederhana lain yang mudah mereka jumpai di alam bebas.Misalnya untuk membuat perapian, ia memanfaatkan bebatuan yang dapat memunculkan percikan api.Hal ini terlihat bahwa pada awalnya teknologi berkembang secara lambat. Namun sekarang ini era masyarakat digital dalam berbagai bidang kehidupan merupakan bukti dari kemajuan teknologi. Masyarakat dan negara-negara di dunia berlomba-lomba untuk dapat menguasai teknologi tinggi (high tech) sebagai simbol kemajuan, kekuasaan, kekayaan dan prestise.


Walaupun banyak perubahan yang didapat dari perkembangan TIK yang sangat membantu kita di masa ini, bukan berarti akan ada selalu dampak positf, dampak negatifpun akan didapat,


Dampak Positif TIK Di Bidang Sosial Budaya

  • Berbagai Informasi dapat dengan mudah disebarluaskan dan diterima oleh masyarakat.
  • Interaksi social dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun
  • Penyebarluasan hasil kebijakan pemerintah dapat lebih cepat dan mudah disampaikan pada public
  • Meningkatnya rasa percaya diri dan motivasi yang tinggi
  • Adanya pertukaran budaya antar suku, daerah bahkan antarnegara
  • Mempermudah seseorang untuk mengenal budaya yang ada di seluruh dunia
  • Mudahnya memperkenalkan karya-karya anak bangsa ke dunia internasional

Dampak Negatif TIK Dalam Bidang Sosial Budaya

  • Timbulnya serangkaian kejahatan baru
  • Maraknya perilaku menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat dan di kalangan remaja
  • Tingkat kepercayaan yang semakin menurun terhadap lingkungan sekitar (Cenderung individualis/menutup diri karena terlampau sering bergaul dengan komputer)
  • Munculnya budaya apatis terhadap lingkungan
  • Sempitnya ruang privasi bagi setiap individu
  • Kurangnya sikap selektif terhadap masuknya budaya asing dari luar
  • Meningkatnya angka pengangguran
  • Membentuk budaya yang maunya serba online
  • Munculnya tindak kekejaman dan kesadisan
  • Budaya pergaulan bebas masa kini

referensi :

Share:

Macam-Macam Pengabdian dan Contohnya


Macam-Macam Pengabdian dan Contohnya

Pengabdian

Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih sayang, norma, atau satu ikatan dari semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencapai kebutuhan, hal itu berarti mengabdi keapada keluarga. Manusia tidak ada dengan sendirinya, tetapi merupakan mahluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan. Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada uhan, dan merupakan perwujudan tanggungjawab kepada Tuhan.

Makna pengabdian

Pengabdian berasal dari kata abdi atau hamba. Mengabdi kepada Tuhan sama pengertiannya dengan menjadi hamba Tuhan. Pada jaman dahulu, di saat raja – raja di Indonesia masih berkuasa sekali, abdi memiliki makna yang lebih dari sekedar pembantu. Abdi pada jaman tersebut mendapatkan tugas – tugas khusus atau tertentu sesuai kebutuhan pribadi raja atau permaisuri nya.
Pengabdian sesungguhnya adalah mencurahkan tenaga dan pikirannya (sebagai tanggung jawab) kepada kepentingan tertentu, seperti kepada negara / pemerintah, kepada bangsa / tanah air, instansi, keluarga secara lahir, dan yang terutama adalah kepada Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang secara batin atau spiritual. Jelas bahwa hakikat timbulnya pengabdian adalah karena adanya rasa tanggung jawab.

Macam – Macam Pengabdian.

Pengabdian kepada Tuhan.
Manusia itu makhluk ciptaan Tuhan. Penyerahan diri serta keyakinan akan kebesaran Tuhan ditunjukkan manusia melalui bentuk pengabdian yang merupakan wujud tanggung jawab manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Contohnya adalah tekun melakukan perintah-Nya melalui ibadah.

Pengabdian kepada keluarga.
Hal ini memiliki makna yang didasarkan adanya rasa kasih sayang dan cinta di dalam keluarga, karena pada hakikatnya manusia hidup berkeluarga. Selain itu, memang tidak ada kasih sayang tanpa pengabdian.
Contohnya adalah cerita “Siti Nurbaya” karangan Marah Rusli. Dimana Siti Nurbaya dijodohkan dengan Datuk Maringgih akibat orang tuanya terlibat hutang. Hal ini merupakan pengabdian kepada Bapaknya, meskipun ia telah mengikat janji dengan pemuda bernama Syamsul Bahri.

Pengabdian kepada masyarakat.
Mengingat manusia itu anggota masyarakat juga makhluk sosial, sehingga tidak mungkin manusia hidup sendiri dan harus mau mengabdikan diri melalui tanggung jawab kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar manusia tetap diakui sebagai warga yang baik. Misalnya, dengan mengikuti kerja bakti dan gotong royong di RT.

Pengabdian kepada negara.
Karena manusia itu pada hakikatnya adalah masyarakat yang merupakan bagian dari suatu negara. Dimanapun, masyarakat harus memiliki rasa cinta tanah air serta cinta bangsanya sendiri. Wujud mencintai adalah pengabdian, seperti menjadi pegawai negeri, guru, dan TNI.


referensi:
https://www.academia.edu/3635945/Manusia_dan_Tanggung_Jawab_Serta_Pengabdian
https://www.kompasiana.com/rizkyadiwibowo/553002646ea8345e068b45ae/arti-sebuah-rasa-tanggung-jawab
Share:

Minggu, 16 Juni 2019

Apakah Alasan Manusia Membutuhkan Kebudayaan


Apakah Alasan Manusia Membutuhkan Kebudayaan

Hasil gambar untuk human and culture


Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu oganisme hidup (living organism). Terbentuknya pribadi seseorang dipengaruhi oleh lingkungan bahkan secara ekstrim dapat dikatakan, setiap orang berasal dari satu lingkungan, baik lingkungan vertikal (genetika, tradisi), horizontal (geografik, fisik, sosial), maupun kesejarahan. Tatkala seoang bayi lahir, ia merasakan perbedaan suhu dan kehilangan energi, dan oleh kaena itu ia menangis, menuntut agar perbedaan itu berkurang dan kehilangan itu tergantikan. Dari sana timbul anggapan dasar bahwa setiap manusia dianugerahi kepekaan (sense) untuk membedakan (sense of discrimination) dan keinginan untuk hidup. Untuk dapat hidup, ia membutuhkan sesuatu. Alat untuk memenuhi kebutuhan itu bersumber dari lingkungan.

Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Definisi Budaya

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, peristiwa itu membuktikan bahwa budaya dipelajari.

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Tiongkok.

Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.

Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.

Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual, dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Menurut M.Selamet Riyadi, Budaya adalah suatu bentuk rasa cinta dari nenek moyang kita yang diwariskan kepada seluruh keturunannya

Menurut Koentjaraningrat kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, dan tindakan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dimiliki manusia dengan belajar

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian bahwa kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku, dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang semuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Kaitan Manusia dan Kebudayaan

Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.
Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?

Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan.

Rasa saling menghormati dan menghargai akan tumbuh apabila antar sesama manusia menjujung tinggi kebudayaan sebagai alat pemersatu kehidupan, alat komunikasi antar sesama dan sebagai ciri khas suatu kelompok masyarakat. Kebudayaan berperan penting bagi kehidupan manusia dan menjadi alat untuk bersosialisasi dengan manusia yang lain dan pada akhirnya menjadi ciri khas suatu kelompok manusia. Manusia sebagai mahluk sosial membutuhkan alat sebagai jembatan yang menghubungkan dengan manusia yang lain yaitu kebudayaan.

Pada akhirnya terdapat suatu konsepsi tentang kebudayaan manusia yang menganalisis masalah-masalah hidup sosial-kebudayaan manusia. Konsepsi tersebut ternyata memberikan gambaran bahwa hanya manusialah yang mampu berkebudayaan. Sedangkan pada hewan tidak memiliki kemampuan tersebut. Mengapa hanya manusia yang memiliki kebudayaan? Kenapa hanya manusia yang berkebudayaan sedangkan hewan tidak berkebudayaan? Padahal dilihat dari segi jasmaniah tidak ada perbedaan yang prinsipal antara hewan dan manusia.

Apabila diteliti dengan sunggug-sungguh perbedaan akan tampak pada hakikat manusia, yaitu sesuatu yang tidak dimiki oleh hewan manapun tetapi hanya ada pada manusia. Sesuatu yang membedakan secara mutlak atara keduanya. Ialah jiwa, manusia mempunya jiwa sedangnkan hewan tidak memilikinya.

Manusia yang mempunyai jiwa, mempunyai pula kebudayaan. Hewan yang tidak mempunyai jiwa tidak pula akan mempunyai kebudayaan. Kesimpulannya: jiwa yang sesungguhnya memyebabkan adanya kebudayaan. Yang membedakan manusia dan hewan secara abstrak adalah jiwa yang merupakan sumber dan ciptaan kebudayaan.

Manusia sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Begitupun sebaliknya. Manusia yang membuat kebudayaan. Dan hampir setiap tingkah laku manusia itu adalah kebudayaan. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal. Maksudnya adalah walaupun keduanya berbeda, tetapi keduanya merupakan suatu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku.

Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialegtis, maksudnya adalah saling terkait satu dengan yang lainnya. Proses dialegtis ini tercipta melalui tiga tahap, yaitu:
1. Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2. Obyektivasi, yaitu proses dimana manusia menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
3. Internalisasi, yaitu proses dimana manusia sergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Manusia Membutuhkan Kebudayaan

Kebudayaan itu lahir dari hasil interaksi manusia dengan lingkungannya. Jika ingin dikategorisasi lingkungan di mana manusia berada terbagi ke dalam dua, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Dari perspektif ini, lingkungan dipandang sebagai hambatan. Namun lingkungan sebagai sebuah hambatan tidak bisa dihilangkan begitu saja, karenanya manusia mulai melakukan rekayasa terhadap lingkungan yang dihadapinya itu. Hasil rekayasa manusia terhadap lingkungannya inilah yang dikenal sebagai kebudayaan. Kebudayaan memudahkan manusia dalam mengatasi kendala lingkungan dan memudahkan manusia dalam menciptakan keteraturan versi manusia.

Contoh seperti manusia selalu ingin melakukan perjalanan ke tempat lain. Untuk memudahkan mobilitas manusia, diciptakanlah kendaraan. Namun gerak kendaraan terkendala kontur tanah yang tidak menentu. Untuk itu dibuatlah jalan yang dapat mengatasi gunung dan lembah. Contoh lainnya. Di satu sisi, manusia memiliki kebutuhan untuk melanjutkan keturunan, namun di sisi lain, orang tua memiliki naluri untuk melindungi anaknya. Agar jelas garis keturunannya, dan agar ada kepastian hukum, dibuatlah sebuah aturan pernikahan.

referensi :
Share:

Selasa, 09 April 2019

Mengapa harus mempelajari Budaya dalam bidang TIK (Teknologi Informasi & Komunikasi) serta Tokoh Budayawan yang mengispirasi



Mengapa harus mempelajari Budaya dalam bidang TIK (Teknologi Informasi & Komunikasi) serta Tokoh Budayawan yang mengispirasi




Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, dengan diberi kelebihan berupa anugrah akal dan pikiran. Dengan kelebihan itu, manusia menggunakannya untuk menciptakan karya yang berguna bagi kelangsungan hidupnya. Kita biasanya menyebutnya sebagai budaya, yang merupakan hasil cipta, karsa, rasa manusia, sehingga menciptakan unsur dan wujud kebudayaan itu sendiri. Unsur dan Wujud kebudayaan tersebut sebagai bukti jika manusia menggunakan dan memaksimalkan kelebihan yang diberika Tuhan kepadanya.

Selain dalam bidang pendidikan, perkembangan teknologi informasi juga tumbuh pesat dalam bidang kebudayaan. Ada banyak contoh yang menyebabkan perkembangan teknologi informasi berpengaruh terhadap kebudayaan, antara lain semakin dikenalnya budaya Indonesia oleh negara lain karena berbagai cara promosi yang dilakukan baik dari instansi pemerintah maupun dari tiap individu. Oleh karena itu mempelajari Budaya dalam bidang TIK sangat dibutuhkan agar dapat diketahui manfaat, kerugian, dampak positif dan dampak negatif suatu budaya dalam bidang TIK.

A. Peranan


Budaya yang paling terkenal dari Indonesia adalah yang berasal dari daerah Bali. Hal itu dapat terjadi karena Bali merupakan salah satu tujuan wisata di Indonesia. Seharusnya pemerintah ikut membantu daerah lain agar sama dengan yang terjadi di Bali, yaitu menjadi terkenal di dunia, sehingga budaya daerah lain pun ikut dikenal oleh dunia.
Dari beberapa hal positif mengenai perkembangan teknologi informasi dalam bidang budaya, rasanya lebih banyak lagi hal negatif yang masuk. Beberapa di antaranya yaitu perubahan sifat dari anak muda yang lebih mengikuti pola hidup orang barat, bermunculannya kosakata baru yang diciptakan sendiri oleh berbagai orang sehingga lebih terlihat sebagai bahasa gaul, dan pudarnya sistem budaya yang sudah diberikan secara turun temurun mengenai pakaian adat, bahasa daerah, tarian adat, dan lainnya.
Anak muda sekarang cenderung untuk melepaskan semua itu karena sudah dianggap ketinggalan zaman. Inilah yang membuat kebudayaan daerah Indonesia sedikit merana melihat para generasi penerus bangsa yang justru menolak kebudayaan itu sendiri. Jangan sampai hal-hal yang sudah pernah terjadi pada bangsa ini kembali terjadi lagi di masa yang akan datang, seperti pengakuan atau pengambilalihan kebudayaan kita oleh negara lain mengenai kebudayaan yang harusnya milik Indonesia menjadi milik bangsa dan negara mereka.
Peranannya adalah:
  1. Meningkatkan parawisata dan kebudayaan suatu daerah
  2. Mempromosikan parawisata dan kebudayaan ke manca Negara
  3. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pariwisata
  4. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik;
  5. Meningkatnya diversifikasi produk wisata yang kompetitif

B. Manfaat / Keuntungan dan Kerugian TIK dalam bidang Budaya


  1. Memudahkan orang dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi
  2. Dapat mengetahui budaya-budaya dari luar
  3. Mendorong tumbuhnya proses budaya baru
  4. Mengembangkan kemampuan dan kesadaran masyarakat
  5. Memperkaya kebudayaan
  6. Dampak negatif atau kerugian penggunaan TIK
  7. Mendorong munculnya kejahatan jenis baru
  8. Mempermudah masuknya nilai-nilai budaya asing yang negatif
  9. Mempermudah penyebarluasan karya-karya pornografi
  10. Mendorong tindakan konsumtif dan pemborosan dalam masyarakat
  11. Mendorong kekejaman dan kesadisan (violence and gore)

C. Dampak Negatif dan Positif


Teknologi informasi dan komunikasi telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangsa Indonesia yang menimbulkan sebuah kecenderungan yang mengarah terhadap memudarkan nilai-nilai pelestarian budaya . Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi , informasi dalam bentuk apapun sekecil apapun dan untuk berbagi kepentingan dapat disebarkan dengan mudah, karena semakin canggih teknologi makin besar pula arus informasi

a. Dampak positif
Adanya “share” budaya antar daerah.
Dimana oarang dari berbagai negara dapat melihat berbagai budaya dan etnis daerah seperti tarian, tradisi, kesenian, dll.

b. Dampak Negatif
Derasnya arus informasi dan telekomunikasi menimbulkan sebuah kecenderungan yang mengarah terhadap memudarnya nilai-nilai budaya asli bangsa kita.
Mengurangi bahkan dapat menghilangkan ikatan batin dan moral yang biasanya dekat dalam hubungan social antar masyarakat.
Semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat.
Terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
Masyarakat berkecenderungan mengikuti budaya asing.


D. Contoh


Dalam mempromosikan dan meningkatkan parawisata dan kebudayaan dearah saat ini dapat menggunakan internet. Yaitu dengan membuat blog, web dan youtube yang berisikan tempat-tempat wisata yang menojolkan kebudayaan daerah.
Internet tidak semata-mata hanya merupakan temuan teknologi belaka, tetapi juga merupakan guru untuk mendidik manusia menemukan berbagai informasi (termasuk informasi pariwisata) yang diinginkannya, sehingga membuat hidup jauh lebih mudah. Wisatawan kini tidak sabar menunggu informasi yang biasanya diberikan melalui biro jasa perjalanan ataupun organisasi lainnya. Mereka lebih senang mencari sendiri apa yang ada di benaknya sehingga mampu meyakinkan bahwa produk yang dipilihnya adalah yang terbaik

E. Pergeseran Budaya dan Teknologi


Globalisasi merupakan suatu tatanan mendunia yang tercipta akibat adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga unsur-unsur budaya suatu kelompok masyarakat bisa dikenal dan diterima oleh kelompok masyarakat lainnya.
Adanya pertukaran unsur-unsur budaya karena globalisasi ini mengakibatkan dampak-dampak yang besar bagi masyarakat. Globalisasi merupakan suatu gejala terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi yang mengikuti sistem nilai dan kaidah yang sama antara masyarakat di seluruh dunia karena adanya kemajuan transportasi dan komunikasi sehingga memperlancar interaksi antar warga dunia. Dengan kemajuan teknologi dan komunikasi yang bisa merubah semuanya untuk lebih baik dan terarah.

Lewat terjadinya proses globalisasi ini, perubahan yang paling jelas terlihat adalah perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) . Tentunya pesatnya perubahan dalam bidang TIK ini pun membawa banyak perubahan budaya bagi masyarakat, karena dengan menggunakan media ini banyak hal yang dapat kita lakukan dan lebih banyak sumber ilmu pengetahuan yang dapat kita akses. Meskipun tentunya disertai dengan berbagai pengaruh negatif yang termasuk didalamnya.

Teknologi dan Informatika (TIK) adalah bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), yang merupakan suatu media atau alat bantu khususnya dalam dunia pendidikan yang mempermudah mengakses informasi dan merangsang siswa untuk belajar. Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) merupakan salah satu hasil usaha manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, yang telah dimulai pada permulaan kehidupan manusia. Pendidikan serata ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) mempunyai kaitan yang erat seperti diketahui bahwa iptek menjadi bagian utama dalam isi pendidikan. Dengan kata lain pendidikan berperan sangat penting dalam pewarisan dan perkembangan iptek.
Dampak Pergeseran Budaya

Pengaruh Positif
Perkembangan teknologi tak pelak juga memengaruhi kebudayaan. Kebudayaan dan industrinya tertuang antara lain melalui pasar maya. Pengaruh positif yang dapat pula dirasakan dengan adanya adalah peningkatan kecepatan, ketepatan, dan kemudahan yang memberikan efisiensi waktu, tenaga dan biaya.
Sebagai contohnya yang mudah dilihat di sekitar kita adalah pengiriman surat hanya memerlukan waktu singkat, karena kehadiran surat elektronis (email), ketelitian hasil perhitungan dapat ditingkatkan dengan adanya komputasi numeris, pengelolaan data dalam jumlah besar juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan basis data (database), sejak internet begitu mudah diakses, maka beberapa pelaku industri budaya memercayakan proses industri seperti produksi, promosi, distribusi, dan transaksi melalui jalur maya ini

Pengaruh Negatif
Sedangkan pengaruh negatif adalah teknologi informasi mempunyai daya tarik tersendiri yang bisa membuat manusia lupa akan dirinya sendiri. Seperti lewat game, jejaring sosial dan pornografi. Yang paling hangat dalam ingatan kita tentunya kasus penculikan dan perkosaan yang dilakukan oleh pelajar beberapa waktu lalu yang justru dilakukan setelah pada mulanya berkenalan lewat media teknologi jejaring sosial online facebook.
Dalam pengiriman ucapan selamat dan lainnya via ponsel maupun E-mail, satu hal yang dapat dirasakan, kini tak ada lagi yang namanya rasa kehangatan ataupun perasaan menunggu-nunggu kiriman surat dari sang kekasih atau orang yang dicintai, karena dalam waktu sekian menitpun pasti akan ada jawabannya. Pergeseran akibat teknologipun sedikit demi sedikit mampu mengikis rasa kehangatan dan kekeluargaan yang ada dalam kekerabatan sekaligus pula mempermudah komunikasi tanpa jangka waktu yang lama.

F. Tokoh Budayawan yang menginspirasi saya dalam Budaya dan Teknologi


Biografi Sujiwo Tejo, Budayawan Indonesia





Agus Hadi Sudjiwo atau lebih dikenal Sujiwo Tejo (lahir di Jember, Jawa Timur, 31 Agustus 1962; umur 47 tahun) adalah seorang budayawan Indonesia. Ia adalah lulusan dari ITB. Sempat menjadi wartawan di harian Kompas selama 8 tahun lalu berubah arah menjadi seorang penulis, pelukis, pemusik dan dalang wayang. Selain itu ia juga sempat menjadi sutradara dan bermain dalam beberapa film seperti Janji Joni dan Detik Terakhir. Selain itu dia juga tampil dalam drama teatrikal KabaretJo yang berarti "Ketawa Bareng Tejo".
Dalam aksinya sebagai dalang, dia suka melanggar berbagai pakem seperti Rahwana dibuatnya jadi baik, Pandawa dibikinnya tidak selalu benar dan sebagainya. Ia seringkali menghindari pola hitam putih dalam pagelarannya.

Saat kuliah di jurusan Matematika dan jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung, hasrat berkesenian Sujiwo mulai berkembang. Saat itu Sujiwo Tejo menjadi penyiar radio kampus, main teater, dan mendirikan Ludruk ITB bersama budayawan Nirwan Dewanto. Sujiwo Tejo juga menjabat Kepala Bidang Pedalangan pada Persatuan Seni Tari dan Karawitan Jawa di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1981-1983 dan pernah membuat hymne jurusan Teknik Sipil ITB pada Orientasi Studi tahun 1983.

Sujiwo Tejo yang mendalang wayang kulit sejak anak-anak, mulai mencipta sendiri lakon-lakon wayang kulit sebagai awal profesinya di dunia wayang dengan judul Semar Mesem (1994). Ia juga menyelesaikan 13 episode wayang kulit Ramayana di Televisi Pendidikan Indonesia tahun 1996, disusul wayang acappella berjudul Shinta Obong dan lakon Bisma Gugur. Pergumulannya dengan komunitas Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI), memberinya peluang untuk mengembangkan dirinya secara total di bidang kesenian. Selain mengajar teater di EKI sejak 1997, Sujiwo Tejo juga memberikan workshop teater di berbagai daerah di Indonesia sejak 1998. Berlanjut pada tahun 1999, Tejo memprakarsai berdirinya Jaringan Dalang. Tujuannya adalah untuk memberi nafas baru bagi tumbuhnya nilai-nilai wayang dalam kehidupan masyarakat masa kini. Bahkan pada tahun 2004, Sujiwo Tejo mendalang keliling Yunani.

Pada tahun 1998, Sujiwo Tejo mulai dikenal masyarakat sebagai penyanyi (selain sebagai dalang) berkat lagu-lagunya dalam album Pada Suatu Ketika. Video klip "Pada Suatu Ketika" meraih penghargaan video klip terbaik pada Grand Final Video Musik Indonesia 1999, dan video klip lainnya merupakan nominator video klip terbaik untuk Grand Final Video Musik Indonesia tahun 2000. Kemudian diikuti labum berikutnya yaitu Pada Sebuah Ranjang (1999), Syair Dunia Maya (2005), dan Yaiyo (2007).

Selain ndalang, Sujiwo Tejo juga aktif dalam menggelar atau turut serta dalam pertunjukan teater. Antara lain, membuat pertunjukan Laki-laki kolaborasi dengan koreografer Rusdy Rukmarata di Gedung Kesenian Jakarta dan Teater Utan Kayu, 1999. Sujiwo Tejo juga menjadi Sang Dalang dalam pementasan EKI Dancer Company yang bertajuk Lovers and Liars di Balai Sarbini, Sabtu dan Minggu, 27-28 Februari 2004.

Selain teater, Sujiwo Tejo juga bermain dan menjadi sutradara film. Debut filmnya adalah Telegram (2001) arahan Slamet Rahardjo dengan lawan main Ayu Azhari. Film ini bahkan meraih Best Actress untuk Ayu Azhari dalam Asia-Pacific Film Festival. Kemudian dilanjutkan Kafir (2002), Kanibal (2004) menjadi Dukun Kuntetdilaga, Janji Joni (2005), dan Kala (2007). Bersama Meriam Bellina, Sujiwo Tejo membintangi Gala Misteri SCTV yang berjudul Kafir-Tidak Diterima di Bumi (2004).

Sujiwo Tejo juga menggarap musik untuk pertunjukan musikal berjudul Battle of Love-when love turns sour, yang digelar 31 Mei sampai 2 Juni 2005 di Gedung Kesenian Jakarta. Hasil pertunjukan karya bersama Rusdy Rukmarata (sutradara & koreografer) dan Sujiwo Tejo (komposer musik) akan digunakan untuk membiayai program pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak putus sekolah yang dikelola oleh Yayasan Titian Penerus Bangsa.Sujiwo Tejo juga menyutradarai drama musikal yang berjudul 'Pangeran Katak dan Puteri Impian' yang digelar di Jakarta Convention Center tanggal 1 dan 2 Juli 2006.

referensi :
http://mypembelajara.blogspot.com/2016/04/peranan-tik-dalam-budaya.html
https://sosiologibudaya.wordpress.com/2012/05/28/budaya-dan-teknologi-2/#more-274
http://biografionline.blogspot.com/2015/06/biografi-sujiwo-tejo-budayawan-indonesia.html
Share:

This my blog, happy reading

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

UNIVERSITAS GUNADARMA

Pengikut